Showing posts with label Hubungan. Show all posts
Showing posts with label Hubungan. Show all posts

Tuesday, July 18, 2017

Jika Aku Jatuh Cinta, Cintakanlah Wahai Allah Kepada Lelaki Soleh Yang Melabuhkan Hatinya Kepada-Mu...

Jika Aku Jatuh Cinta, Cintakanlah Wahai Allah Kepada Lelaki Soleh Yang Melabuhkan Hatinya Kepada-Mu...


Jika Engkau memilihkan seseorang yang nantinya akan menjadi pendamping untukku, maka bukakalah hatiku pada orang yang sangat mencintaiMu melebihi dirinya bahkan keluarganya. Yang berusaha dengan keras untuk selalu berada dijalan-Mu dan tentunya mampu untuk menuntunku pada-Mu. Laki-laki yang sholeh yang mengagungkan nama-Mu dan selalu berpegang teguh pada perintah dan menjauhi segala laranganmu. Cintakanlah aku kepadanya dan labuhkanlah hatiku padanya, agar aku dan anak-anak ku kelak juga bisa menuruti jalannya, bahkan bisa bersatu kembali di dalam Surga-Mu.

Lelaki Sholeh Yang Melantunkan Al-Qur’an Hingga Mendebarkan Hati

Dia tidak perlu tampan, putih atau tinggi seperti model-model yang terkenal. Dia juga tak perlu punya banyak materi yang melimpah dan emas atau berlian yang berkilau. Dia hanya perlu menyejukkan jika dipandang dengan lantunan Al-Qur’annya yang mendebarkan hati siapapun yang mendengarnya. Yang lantunannya semakin membuat aku dekat dengan Engkau dan selalu memuji nama-Mu. Yang lantunannya tidak hanya diperdengarkan, tapi juga berusaha di amalkan setiap hari dalam kehidupannya. Yang Lantunannya mampu menyampaikan bahwa dialah calon imam yang memang kau hadirkan kepadaku.

Lelaki Sholeh Yang Tak Harus Tampan, Tapi Menyejukkan Hati
Aku mencari seseorang yang akan menuntunku kepadamu, bukan mereka yang selalu memoles wajahnya untuk mendapatkan perhatian orang lain. Karena aku yakin seseorang yang dekat denganmu tentunya dia mampu menyejukkan hati bagi siapa saja yang melihatnya. Dia tak harus tampan, tapi wajahnya mampu mengusik hari-hariku dan mampu membuat pikiran dan hatiku berdebar. Hingga kuucapkan selalu namanya dalam tiap-tiap doaku. 

Lelaki Sholeh Yang Berusaha Membantuku Untuk Memperbaiki Diri Bersamanya
Dia bersedia membantuku untuk terus memperbaiki diri, membimbingku dan mengawasiku untuk terus berada di Jalan-Mu. Dia tak segan untuk mengajakku ke tempat-tempat dimana kami dapat berdoa dan merasa dekat dengan-Mu, membuatku semakin banyak bersyukur dan menyadari betapa kecilnya aku dihadapan-Mu. Dia mengajariku bagaimana memba kitab-Mu dengan baik dan benar, menjelaskan padaku maknanya dan mengajakku untuk sama-sama menjalankannya. Dia juga bukan orang yang akan memanjakanku dengan segala materi dunia, mengajarkanku tentang kehidupan sederhana, cukup dan tidak berlebihan, serta selalu memberikan petuah dan mengingatkan jika memang aku salah.

Lelaki Sholeh Yang Melabuhkan Hati dan Cintanya Kepada-Mu
Ketika seseorang sudah mencintai-Mu dan mementingkan-Mu, dia pasti sudah sangat dewasa dan mampu bertanggung jawab kepadaku nantinya. Dia tidak hanya mampu menjadi imam, suami dan orang tua terbaik, tapi juga mampu menjadi hamba yang sholeh dan mengajak keluarganya mengikuti kesholehannya. 
Dia mengerti bahwa dunia ini fana dan hanya tempat tinggal untuk sementara, jadi dia akan lebih banyak menabungkan hartanya untuk kehidupan abadi di akhirar kelak. Dia akan lebih sabar terhadap banyak ujian dan mampu meyakinkanku untuk bersabar pula, juga mengajakku untuk bisa mencintai-Mu dan lebih dekat dengan-Mu.

Lelaki Sholeh Yang Tak Harus Sempurna, Karena Akupun Akan Berusaha Menutupi Kekurangannya.
Aku menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna di langit maupun bumi, selain Engkau Sang Khaliq. Oleh sebab itu, aku tidak akan menuntut dia untuk menjadi begitu sempurna seperti pada mimpi-mimpi setiap wanita yang ingin menikah.

Namun, akupun akan berusaha untuk memperbaiki diriku, menjadi seorang yang lebih baik, mengatur kehidupanku, serta belajar dewasa dan mandiri. Agar nanti saat bersamanya, aku sudah benar-benar siap mengurus keluarga dan anak-anak kami. Bagiku asalkan aku terus memperbaiki diri maka Engkau akan memberikan imam yang baik dan terbaik juga untukku. Karena lelaki yang baik akan mendapatkan wanita yang baik pula, begitupun sebaliknya. 


==
Jika Engkau memilihkan seseorang yang nantinya akan menjadi pendamping untukku, maka bukakalah hatiku pada orang yang sangat mencintaiMu melebihi dirinya bahkan keluarganya. Yang berusaha dengan keras untuk selalu berada dijalan-Mu dan tentunya mampu untuk menuntunku pada-Mu. Laki-laki yang sholeh yang mengagungkan nama-Mu dan selalu berpegang teguh pada perintah dan menjauhi segala laranganmu. Cintakanlah aku kepadanya dan labuhkanlah hatiku padanya, agar aku dan anak-anak ku kelak juga bisa menuruti jalannya, bahkan bisa bersatu kembali di dalam Surga-Mu.

Lelaki Sholeh Yang Melantunkan Al-Qur’an Hingga Mendebarkan Hati

Dia tidak perlu tampan, putih atau tinggi seperti model-model yang terkenal. Dia juga tak perlu punya banyak materi yang melimpah dan emas atau berlian yang berkilau. Dia hanya perlu menyejukkan jika dipandang dengan lantunan Al-Qur’annya yang mendebarkan hati siapapun yang mendengarnya. Yang lantunannya semakin membuat aku dekat dengan Engkau dan selalu memuji nama-Mu. Yang lantunannya tidak hanya diperdengarkan, tapi juga berusaha di amalkan setiap hari dalam kehidupannya. Yang Lantunannya mampu menyampaikan bahwa dialah calon imam yang memang kau hadirkan kepadaku.

Lelaki Sholeh Yang Tak Harus Tampan, Tapi Menyejukkan Hati
Aku mencari seseorang yang akan menuntunku kepadamu, bukan mereka yang selalu memoles wajahnya untuk mendapatkan perhatian orang lain. Karena aku yakin seseorang yang dekat denganmu tentunya dia mampu menyejukkan hati bagi siapa saja yang melihatnya. Dia tak harus tampan, tapi wajahnya mampu mengusik hari-hariku dan mampu membuat pikiran dan hatiku berdebar. Hingga kuucapkan selalu namanya dalam tiap-tiap doaku. 

Lelaki Sholeh Yang Berusaha Membantuku Untuk Memperbaiki Diri Bersamanya
Dia bersedia membantuku untuk terus memperbaiki diri, membimbingku dan mengawasiku untuk terus berada di Jalan-Mu. Dia tak segan untuk mengajakku ke tempat-tempat dimana kami dapat berdoa dan merasa dekat dengan-Mu, membuatku semakin banyak bersyukur dan menyadari betapa kecilnya aku dihadapan-Mu. Dia mengajariku bagaimana memba kitab-Mu dengan baik dan benar, menjelaskan padaku maknanya dan mengajakku untuk sama-sama menjalankannya. Dia juga bukan orang yang akan memanjakanku dengan segala materi dunia, mengajarkanku tentang kehidupan sederhana, cukup dan tidak berlebihan, serta selalu memberikan petuah dan mengingatkan jika memang aku salah.

Lelaki Sholeh Yang Melabuhkan Hati dan Cintanya Kepada-Mu
Ketika seseorang sudah mencintai-Mu dan mementingkan-Mu, dia pasti sudah sangat dewasa dan mampu bertanggung jawab kepadaku nantinya. Dia tidak hanya mampu menjadi imam, suami dan orang tua terbaik, tapi juga mampu menjadi hamba yang sholeh dan mengajak keluarganya mengikuti kesholehannya. 
Dia mengerti bahwa dunia ini fana dan hanya tempat tinggal untuk sementara, jadi dia akan lebih banyak menabungkan hartanya untuk kehidupan abadi di akhirar kelak. Dia akan lebih sabar terhadap banyak ujian dan mampu meyakinkanku untuk bersabar pula, juga mengajakku untuk bisa mencintai-Mu dan lebih dekat dengan-Mu.

Lelaki Sholeh Yang Tak Harus Sempurna, Karena Akupun Akan Berusaha Menutupi Kekurangannya.
Aku menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna di langit maupun bumi, selain Engkau Sang Khaliq. Oleh sebab itu, aku tidak akan menuntut dia untuk menjadi begitu sempurna seperti pada mimpi-mimpi setiap wanita yang ingin menikah.


Namun, akupun akan berusaha untuk memperbaiki diriku, menjadi seorang yang lebih baik, mengatur kehidupanku, serta belajar dewasa dan mandiri. Agar nanti saat bersamanya, aku sudah benar-benar siap mengurus keluarga dan anak-anak kami. Bagiku asalkan aku terus memperbaiki diri maka Engkau akan memberikan imam yang baik dan terbaik juga untukku. Karena lelaki yang baik akan mendapatkan wanita yang baik pula, begitupun sebaliknya. 


Saturday, July 8, 2017

Santai, Semua Akan Nikah Pada Waktunya..

Santai, Semua Akan Nikah Pada Waktunya


Telah tercatat sebait nama pasanganmu di lauhul mahfudz untukmu. Kepribadiannya ditentukan oleh sejauh mana ketinggian pribadimu - Banyak pertimbangan dari berbagai aspek sebelum memutuskan untuk menikah, misalnya kondisi keuangan, restu keluarga, naiknya harga sewa gedung tiap tahunnya, dan yang terpenting adalah ada enggaknya yang mau diajak menikah hehe..

Nikah itu nggak sembarangan, beda sama kawin yang tinggal emmm ya gitulah pokoknya. Kalian tentu sering mendapat pertanyaan klasik pas kumpul keluarga besar, "hei udah gede ya, kapan nikah?" atau pas datang ke kondangan temen, "sorry ya aku duluan, kamu kapan nyusul?". Pertanyaan ringan yang kadang malah bikin mikir keras. Ini dia beberapa pertimbangan yang sering dihadapi pria dan wanita sebelum memutuskan untuk menikah:

Menikah? Atau S2?


Pada dasarnya kedua pilihan ini bergantung pada minat masing-masing orang, setelah lulus ingin melanjutkan S2 ataukah menikah dulu baru melanjutkan S2. Sebagian orang terutama pria memilih S2 dulu baru menikah karena untuk menjamin masa depan yang baik maka harus memiliki bekal ilmu yang baik pula, membangun rumah tangga juga membutuhkan ilmu yang cukup baik dan matang. Eits, tapi balik lagi ke individu masing-masing, sebaiknya sesuaikan dengan rencana dan kebutuhan. Hidup itu pilihan dan semua ada pengorbanan dan risikonya ya kan (trade off).


Punya Pasangan


Nah ini hal yang paling patut jadi pertimbangan utama, pasangan udah uda? Ya kali mau nikah tapi belum ada pasangan alias jomblo eh hehe.. Maksud pasangan disini bukan hanya sekedar "status", tapi pasangan yang udah siap lahir batin untuk dibawa ke jenjang pernikahan. Siap diajak berjuang bareng, siap menjalani suka duka bareng, siap setia, dan siap berkomitmen. Aduuuuh~

Sudah Dapat Restu Orang Tua?


Pada akhirnya yang nyaman bakal kalah sama restu orang tua, yaiyalah karena keridhoan Allah tergantung pada keridhoan orang tua, murka Allah tergantung pada muka orang tua kita. Restu ini kadang menjadi hal yang cukup membuat seorang untuk berpikir keras, bagi orang tua bibit, bebet, dan bobot calon pasangan kita adalah hal yang penting. Hal yang paling aman sebaiknya pilihlah calon pasangan yang berkeyakinan sama, adat yang sama, dan menyesuaikan personalitas yang diharapkan orang tua.


Pola Pikir Dewasa


Pola pikir sangat menentukan sebuah hubungan akan berjalan baik atau tidak. Pola pikir yang labil, childish, dan egois akan berakibat fatal dalam sebuah hubungan. Gimana mau nikah kalau salah satu dari pasangan masih punya pola pikir childish, minta ini itu dan kalo nggak diturutin malah ngambek. Hellooowww.. nikah itu soal komitmen, semuanya soal 2 orang jadi apapun itu menyangkut gimana 2 orang ini mampu saling mengimbangi.

Siap Usia

Santai, Semua Akan Nikah Pada Waktunya

Setiap orang pasti punya target pada usia berapa mereka siap untuk menikah karena pada dasarnya umur mempengaruhi pola pikir dan kesiapan mental seseorang untuk berumah tangga. Mayoritas wanita mempunya target menikah pada usia ke 23 dan pria pada usia 25, tapi itupun kalau beberapa factor lain memang sudah mendukung, misalnya soal mapan, ada pasangan, dll hehe..